PEKALONGAN – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pekalongan (UNIKAL) menyelenggarakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Tenaga Kesehatan Tahun Akademik 2025/2026 di Hotel Nirwana, Kota Pekalongan, Selasa (27/10/2026). Sebanyak 55 lulusan mengikuti prosesi pengambilan sumpah profesi, yang terdiri atas 35 lulusan Program Studi Profesi Ners dan 20 lulusan Program Studi D3 Fisioterapi.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memasuki dunia profesional sekaligus meneguhkan komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang kompeten, beretika, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Acara tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Pekalongan, jajaran Wakil Rektor, Ketua Pengurus Yayasan Samarthya Mahotsaha Paramadharma, pimpinan lembaga di lingkungan UNIKAL, Dekan dan sivitas akademika FIK UNIKAL, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, pimpinan rumah sakit, perwakilan organisasi profesi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI), serta mitra pelayanan kesehatan.
Rektor UNIKAL: Teknologi Boleh Maju, Kepedulian kepada Manusia Harus Tetap Terjaga
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Pekalongan, Assoc. Prof. Dr. H. Andi Kushermanto, M.M., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, pemanfaatan teknologi, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan.
Rektor menyoroti perkembangan teknologi kesehatan, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), yang semakin banyak dimanfaatkan untuk mendukung analisis informasi medis, pemantauan kondisi pasien, hingga proses rehabilitasi. Namun, menurutnya, teknologi tidak dapat menggantikan sepenuhnya peran tenaga kesehatan dalam memberikan empati, pendampingan, dan rasa aman kepada pasien.
“Teknologi boleh semakin canggih, tetapi jangan sampai kepedulian kita kepada manusia justru semakin berkurang,” tegas Rektor dalam sambutannya.
Ia juga menitipkan tiga pesan penting kepada para lulusan, yakni tidak berhenti belajar, menjadi tenaga kesehatan yang kompeten sekaligus memiliki empati, serta menjaga integritas dan tanggung jawab profesi. Para lulusan diharapkan terus memperbarui pengetahuan, menerapkan praktik berbasis bukti ilmiah (evidence-based practice), bekerja sesuai kompetensi dan standar profesi, serta mengutamakan keselamatan pasien.
Rektor turut menyampaikan apresiasi kepada FIK UNIKAL, dosen, tenaga kependidikan, dan orang tua yang telah mendampingi perjalanan pendidikan para lulusan. Ia berharap para lulusan tidak hanya berhasil dalam karier, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dekan FIK: Kompeten dalam Ilmu, Humanis dalam Pelayanan, Cerdas dalam Teknologi
Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pekalongan, Dr. Rr. Vita Nurlatif, S.KM., M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh lulusan Profesi Ners dan D3 Fisioterapi. Ia menegaskan bahwa pengambilan sumpah profesi bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab profesional untuk menjaga kehidupan, memulihkan kesehatan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dekan FIK menekankan tiga nilai utama yang perlu menjadi pegangan para lulusan dalam menjalankan profesinya, yaitu kompeten, humanis, dan mampu memanfaatkan teknologi digital secara bertanggung jawab.
“Teknologi boleh membuat pelayanan semakin cerdas, tetapi kemanusiaanlah yang membuat pelayanan memiliki makna,” ungkapnya.
Menurutnya, tenaga kesehatan harus senantiasa meningkatkan keterampilan dan memberikan pelayanan berdasarkan bukti ilmiah serta standar profesi. Di samping kompetensi, sikap humanis juga menjadi bagian penting dalam pelayanan, karena pasien tidak hanya membutuhkan penanganan medis, tetapi juga empati, penghormatan, dan kepedulian.
Dekan FIK juga mendorong para lulusan untuk memanfaatkan kecerdasan buatan dan teknologi digital secara kritis, etis, dan bertanggung jawab, tanpa mengabaikan keselamatan, kerahasiaan, serta hak-hak pasien.
Ia berharap sumpah profesi yang diucapkan pada kesempatan tersebut menjadi komitmen sepanjang hayat bagi para lulusan untuk menjaga integritas, menjunjung tinggi etika, terus berinovasi, dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.
Momentum Pengabdian bagi Masyarakat
Berdasarkan laporan akademik FIK UNIKAL, sebanyak 55 lulusan yang mengikuti pengambilan sumpah telah ditetapkan lulus pada Tahun Akademik Genap 2025/2026, terdiri atas 35 lulusan Program Studi Profesi Ners dan 20 lulusan Program Studi D3 Fisioterapi.
Prosesi pengambilan sumpah menjadi peneguhan komitmen para lulusan dalam menjalankan tanggung jawab profesional sesuai bidang keahlian masing-masing. Bagi lulusan Profesi Ners, sumpah profesi menjadi landasan dalam memberikan pelayanan keperawatan yang aman, bermutu, dan beretika. Sementara itu, bagi lulusan D3 Fisioterapi, komitmen tersebut diwujudkan melalui pelayanan yang mendukung pemulihan fungsi gerak, peningkatan kemandirian, dan kualitas hidup pasien.
Keterlibatan organisasi profesi, rumah sakit, dan berbagai mitra pelayanan kesehatan dalam kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari upaya membangun sinergi antara perguruan tinggi dan dunia pelayanan kesehatan.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pekalongan menegaskan komitmennya untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi profesional, menjunjung tinggi etika, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan bekal ilmu, keterampilan, dan sumpah profesi yang telah diucapkan, para lulusan diharapkan mampu menjaga nama baik almamater serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
