Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Tandatangani Prasasti Gedung A Universitas Pekalongan

Komitmen Universitas Pekalongan (Unikal) dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan tinggi melalui penyediaan sarana dan prasarana yang modern kembali memperoleh apresiasi dari pemerintah. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Prasasti Gedung A Universitas Pekalongan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., yang berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia pada Kamis (23/7/2026).

Pada kesempatan tersebut, Universitas Pekalongan diwakili oleh Wakil Rektor I Zahro, S.E., M.Si., Wakil Rektor II Dr. Achmad Soeharto, S.H., serta Wakil Rektor III M. Fajru Sidqi, S.Pd., M.Hum. Kehadiran pimpinan Universitas Pekalongan disambut hangat oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia beserta jajaran kementerian.

Dalam sambutannya, Prof. Brian Yuliarto menyampaikan apresiasi kepada Universitas Pekalongan atas komitmennya dalam menghadirkan service excellent pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Menurutnya, pembangunan Gedung A setinggi sembilan lantai merupakan wujud nyata keseriusan Universitas Pekalongan dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang representatif guna mendukung penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara optimal.

Lebih lanjut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia berharap Universitas Pekalongan dapat terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis Kemendiktisaintek dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, inovatif, dan berdaya saing menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

Penandatanganan prasasti ini tidak hanya menjadi penanda hadirnya infrastruktur pendidikan yang semakin modern, tetapi juga merepresentasikan semangat transformasi Universitas Pekalongan dalam mengembangkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang inklusif, berdampak, dan berkelanjutan. Transformasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan akademik, mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman, serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.

Melalui penguatan sarana pendidikan dan sinergi yang berkelanjutan dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Universitas Pekalongan terus meneguhkan komitmennya sebagai Kampus Berdampak, yaitu perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi, memperluas manfaat bagi masyarakat, serta berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional.