(Catatan Budaya) Gareng, anak sulung Ki Lurah Semar, pada suatu senja sibuk dengan dirinya sendiri. Dia merenung dan memikirkan segala apa yang membuatnya kecewa. Dia menyesal karena merasa telah salah memilih orang untuk diikuti, salah memilih orang untuk di-momong. Ya, karena orang yang selama ini ia agungkan sebagai orang mulia itu seperti telah menelikung kepercayaannya, […]
Read More(Reportase Budaya) Malam itu (Jumat, 15 November 2013), di pelataran Rumah Adab Indonesia Mulia yang merupakan markas besar Bang Anis Sholeh Ba’asyin di Pati, orang-orang berkumpul dalam sebuah perjamuan budaya Suluk Maleman. Sebuah acara rutin yang diselenggarakan oleh tuan rumah, Bang Anis Sholeh Ba’asyin setiap bulan sekali. Tetapi, malam itu, bagiku dan […]
Read More