Ecophoria 2026 FEB Unikal Pecahkan Antusiasme, Lebih dari 1.000 Penonton Padati Puncak Acara

Puncak acara Ecophoria 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pekalongan (Unikal) berlangsung meriah selama dua hari berturut-turut. Mengusung konsep unik bertajuk “Food of Childhood”, kegiatan ini sukses menjadi ruang kolaborasi antara kreativitas, hiburan, dan praktik kewirausahaan mahasiswa.

Salah satu daya tarik utama Ecophoria 2026 adalah hadirnya 68 tenant yang merupakan kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM. Sebanyak 60 tenant di antaranya dikelola oleh mahasiswa semester VI FEB Unikal sebagai bagian dari praktik mata kuliah kewirausahaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori bisnis di dalam kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam mengelola usaha, mulai dari perencanaan produk, strategi pemasaran, hingga pelayanan kepada konsumen.

Konsep bazar yang mengangkat tema makanan masa kecil (food of childhood) berhasil membangkitkan nostalgia pengunjung. Berbagai jajanan legendaris yang dikemas secara kreatif menjadi daya tarik tersendiri dan membuat area bazar dipadati pengunjung sejak hari pertama.

Memasuki puncak acara pada hari kedua, antusiasme masyarakat semakin meningkat dengan penampilan guest star Utopia dan DJ Boogie yang berhasil menghibur ribuan penonton. Suasana semakin semarak ketika para pengunjung turut bernyanyi bersama lagu-lagu hits Utopia, kemudian dilanjutkan dengan penampilan energik DJ Boogie yang menutup rangkaian acara.

Ketua Panitia Ecophoria 2026, M. Shodiqur Rifqi, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tahun ini.

“Alhamdulillah, Ecophoria 2026 berlangsung sangat meriah selama dua hari berturut-turut dan berhasil mengundang banyak masyarakat. Konsep Food of Childhood mendapat respons yang sangat positif karena mampu menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi pengunjung. Kami juga bangga karena kegiatan ini menjadi wadah nyata bagi mahasiswa untuk belajar berwirausaha dengan melibatkan 520 mahasiswa dan menghadirkan 68 tenant yang merupakan kombinasi dari kreasi mahasiswa dan UMKM,” ujarnya.

Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat juga terlihat dari penjualan tiket pada puncak acara.

“Pada hari kedua, antusiasme penonton luar biasa. Kehadiran Utopia dan DJ Boogie menjadi magnet utama sehingga penjualan tiket berhasil menembus lebih dari 1.000 penonton. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk menghadirkan Ecophoria yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang,” tambahnya.

Keberhasilan Ecophoria 2026 tidak hanya diukur dari ramainya jumlah pengunjung, tetapi juga dari terciptanya ekosistem pembelajaran yang mengintegrasikan pendidikan, kewirausahaan, dan hiburan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam membangun usaha, memperluas jejaring, serta mengasah kemampuan komunikasi dan manajemen bisnis di tengah persaingan pasar.

Ecophoria 2026 pun menjadi bukti komitmen BEM FEB Unikal dalam menghadirkan kegiatan kemahasiswaan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukatif dan kontribusi terhadap pengembangan jiwa entrepreneur mahasiswa. Dengan capaian tersebut, Ecophoria diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang dinantikan sekaligus melahirkan wirausahawan muda yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing di dunia usaha