Pekalongan, 23 Agustus 2025 — Himpunan Advokat Nahdlatul Ulama (HIMANU) secara resmi membuka rangkaian kegiatan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Ujian Profesi Advokat (UPA) di Universitas Pekalongan (Unikal) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Acara ini menandai dimulainya program pembekalan bagi para calon advokat yang ingin memantapkan kompetensi dan legalitas profesinya di bidang hukum.
Ketua DPC HIMANU Kota Pekalongan, Ir. Budiyanto, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan PKPA dan UPA ini telah resmi berjalan, namun pendaftaran masih dibuka untuk peserta baru. Ia menegaskan bahwa kesempatan ini terbuka luas bagi mereka yang berminat mengembangkan karier di bidang hukum. “Bagi yang ingin ikut, bisa langsung menghubungi Universitas Pekalongan untuk informasi lebih lanjut,” ujarnya.
Budiyanto menjelaskan bahwa PKPA dan UPA merupakan tahapan penting yang harus diikuti oleh setiap calon advokat. Menurutnya, meskipun pendidikan hukum di bangku kuliah memberikan landasan teori yang kuat, keterampilan praktis dan pemahaman prosedural yang diperoleh dalam PKPA sangatlah berbeda. “PKPA dan UPA adalah bekal penting. Profesi advokat adalah praktik hukum yang sesungguhnya, hal ini tidak diperoleh di bangku kuliah,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa profesi advokat tidak hanya sekadar pekerjaan, tetapi juga sebuah amanah yang menuntut integritas dan keberanian untuk membela kebenaran. Ia berharap para peserta yang mengikuti PKPA dan lulus UPA kelak dapat menjalankan profesi dengan menjunjung tinggi nilai keadilan serta memberikan kontribusi positif bagi penegakan hukum di Indonesia.
Program PKPA dan UPA yang diselenggarakan HIMANU ini diharapkan menjadi wadah strategis bagi para sarjana hukum, mahasiswa tingkat akhir, maupun praktisi yang ingin beralih profesi menjadi advokat. Selain memberikan pembekalan materi hukum yang komprehensif, kegiatan ini juga dirancang untuk melatih keterampilan praktis seperti teknik beracara di pengadilan, penyusunan dokumen hukum, hingga strategi advokasi yang efektif.
Dengan dukungan Universitas Pekalongan sebagai tuan rumah, HIMANU optimistis kegiatan ini akan melahirkan generasi advokat yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga berpegang teguh pada etika, moral, dan nilai-nilai kebenaran
