Pekalongan, 17 Juni 2025 – Unikal dan Dinas Pendidikan Kota Pekalongan bergandeng tangan untuk memperluas akses pendidikan yang inklusif dan setara bagi semua kalangan. Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak penyandang disabilitas serta anak-anak yang tidak bersekolah atau putus sekolah. Kegiatan penandatanganan kerja sama ini berlangsung pada Selasa, 17 Juni 2025 bertempat di Dinas Pendidikan Kota Pekalongan.
Dalam kegiatan tersebut, Universitas Pekalongan diwakili oleh Dr. Chalimah, M.M., selaku Direktur Program Pascasarjana dan Kerja Sama (PPdK). Beliau menyampaikan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam isu-isu sosial seperti pendidikan inklusif merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat yang sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Unikal berkomitmen menjadi mitra aktif pemerintah daerah dalam mendorong terwujudnya akses pendidikan yang lebih merata, terutama bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas dan anak-anak yang terputus dari jalur pendidikan formal,” ungkap Dr. Chalimah.
Acara ini turut dihadiri oleh Wali Kota Pekalongan, A. Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M., yang didampingi oleh istri beliau selaku Bunda PAUD Kota Pekalongan. Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pekalongan terus berupaya meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan. Ia menyampaikan bahwa saat ini pemerintah menerapkan program wajib belajar 13 tahun, yang dimulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar. “Kota Pekalongan menjadi salah satu pelopor penerapan wajib PAUD sebelum SD dan pernah menjadi daerah percontohan dalam pelaksanaan kebijakan ini,” jelasnya.
Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Pekalongan. Kehadiran para guru PAUD dari berbagai wilayah di kota ini menambah semarak acara, sekaligus memperkuat semangat kolektif untuk bersama-sama memajukan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan inklusif. Pengukuhan Pokja Bunda PAUD menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam membangun fondasi pendidikan sejak usia dini.
Melalui kerja sama ini, diharapkan berbagai program pendidikan dan pelatihan yang inklusif dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Universitas Pekalongan akan berperan aktif tidak hanya dalam kegiatan akademik, tetapi juga dalam pendampingan, penyusunan kurikulum yang adaptif, serta pelatihan bagi tenaga pendidik dan relawan yang terlibat dalam program-program untuk anak berkebutuhan khusus dan anak tidak sekolah. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen kuat antara dunia akademik dan pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh hak pendidikan.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara Unikal dan Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, diharapkan ke depan akan lahir lebih banyak inovasi dalam pendidikan inklusif yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Langkah ini sekaligus memperkuat peran Universitas Pekalongan sebagai institusi pendidikan tinggi yang memiliki dampak nyata bagi kemajuan masyarakat, terutama dalam menciptakan akses pendidikan yang adil, berkualitas, dan berkelanjutan bagi semua.
