Prodi Pendidikan Matematika Universitas Pekalongan Gelar Seminar Nasional SANDIKA VI, Mengupas Integrasi Budaya dan Teknologi dalam Pembelajaran Matematika

Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pekalongan sukses menyelenggarakan Seminar Nasional SANDIKA VI dengan tema “Membangun Ekosistem Pembelajaran Berbasis Budaya dan Teknologi dalam Pembelajaran Diferensiasi.” pada tanggal 23 Januari 2025 di Auditorium Gedung F lantai 8 Universitas Pekalongan.

 

Seminar ini menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Prof. Dr. Subanji, S.Pd., M.Si dari Universitas Negeri Malang, Naufal Ishatono, Ph.D dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, serta Nurina Hidayah, M.Pd. dari Universitas Pekalongan. Topik materi yang disampaikan meliputi Media Pembelajaran Matematika untuk Generasi Alpha di Era Society 5.0 serta Etnomatematika di Daerah Pekalongan: Mengintegrasikan Budaya Lokal dalam Pembelajaran Matematika.

 

Seminar yang berlangsung secara hybrid (daring dan luring) ini diikuti oleh 182 penulis dari 31 institusi dalam dan luar negeri. Institusi peserta meliputi beberapa Universitas ternama, seperti Beijing Normal University, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Riau, Universitas Sebelas Maret, dan banyak lagi. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua MGMP Matematika SMP, SMA, dan SMK dari wilayah Pekalongan, Batang, dan Pemalang.

 

Ketua panitia, Dewi Dewi Mardhiyana, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Rektor Universitas Pekalongan, Dr. Andi Kushermanto, S.E., M.M., Dekan FKIP Universitas Pekalongan, serta seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini.

“Tujuan dari seminar ini adalah memberikan wawasan dan strategi kepada pendidik dalam membangun ekosistem pembelajaran yang menggabungkan budaya lokal dan teknologi canggih untuk pembelajaran berdiferensiasi,” ujar Dewi.

 

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Pekalongan Dr. Andi Kushermanto, S.E., M.M., mengapresiasi terselenggaranya seminar ini sebagai salah satu bentuk kontribusi akademik dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi era transformasi digital tanpa meninggalkan kearifan lokal.

 

Melalui seminar ini, Prodi Pendidikan Matematika Universitas Pekalongan terus berupaya menjadi pelopor dalam menciptakan pendekatan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman sekaligus mempertahankan nilai-nilai budaya lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan pembelajaran matematika yang inovatif dan inklusif.