Universitas Pekalongan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalin kerja sama Internasional melalui penyambutan empat mahasiswa dari San Jose University–Recoletos, Filipina dalam program Sea Teacher 2025. Acara penyambutan yang berlangsung di Gedung F Lantai 7 Adaro2 ini dihadiri oleh Wakil Rektor I, II, dan III, Direktur Program Pascasarjana dan KerjaSama (PPdk), serta para dekan dari seluruh fakultas di lingkungan Universitas Pekalongan.
Program Sea Teacher tahun ini menghadirkan empat mahasiswa asal Filipina, yaitu Kristiffanni Abellare, Louie Jhaceevee Caballero, Aivan Marie Helmut Englis, dan Ysabella Louise Yap Vallecer. Selama satu bulan ke depan, mereka akan mengikuti berbagai kegiatan akademik dan kebudayaan di Universitas Pekalongan.
Direktur PPdk, Dr. Chalimah, M.M., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada para mahasiswa dan berharap mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. “Kami berharap pengalaman ini dapat memberikan wawasan baru bagi para peserta dan mempererat kerja sama antara Universitas Pekalongan dengan mitra internasional,” ujarnya.
Mewakili Rektor Universitas Pekalongan, Wakil Rektor III, M. Fajru Sidqi, S.Pd., M.Hum., juga memberikan sambutan hangat. Ia memperkenalkan beberapa program yang akan dijalani oleh para mahasiswa selama berada di Indonesia. “Para peserta akan mengikuti kurikulum pendidikan di Indonesia, dengan berbagai kegiatan menarik seperti Pembekalan dan Pembuatan Batik, Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), kunjungan ke Museum Batik, serta berbagai short course seperti Batikpreneur, Herbal Medicine, Urban Farming, hingga penanaman mangrove,” jelasnya.
Kristiffanni Abellare, mewakili peserta program Sea Teacher, menyatakan rasa antusiasme dan kebahagiaannya bisa mengikuti kegiatan ini. “Saya sangat senang dan antusias mengikuti program ini. Semoga semua kegiatan di Universitas Pekalongan dapat berjalan lancar dan menjadi pengalaman yang berharga bagi kami semua,” ungkapnya.
Kegiatan Sea Teacher ini akan berlangsung dari tanggal 14 April hingga 12 Mei 2025 dan melibatkan partisipasi dari berbagai fakultas di Universitas Pekalongan, antara lain FKIP, Program Studi Batik, FEB, Fakultas Hukum, Fakultas Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, dan Fakultas Pertanian.
Program ini menjadi wujud nyata komitmen Universitas Pekalongan dalam memperluas jejaring dan kerja sama global, khususnya di bidang pendidikan. Melalui kehadiran mahasiswa Internasional dalam program Sea Teacher, Universitas Pekalongan tidak hanya mendorong pertukaran ilmu dan budaya, tetapi juga memperkenalkan kekayaan lokal seperti seni batik, pengobatan herbal, hingga praktik pertanian berkelanjutan. Dengan demikian, program ini menjadi sarana strategis untuk mempromosikan keunggulan akademik, potensi kewirausahaan, serta nilai-nilai budaya yang dimiliki Universitas Pekalongan kepada dunia internasional
