Mahasiswa D3 Farmasi Universitas Pekalongan Laksanakan PKL di Rumah Sakit dan Puskesmas Mitra

Pekalongan, 18 Januari 2025 — Sebanyak 40 mahasiswa aktif semester VI Program Studi D3 Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Pekalongan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis kompetensi. Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung di dunia kerja, khususnya di bidang pelayanan kefarmasian.

Pelaksanaan PKL dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan di enam rumah sakit mitra Universitas Pekalongan selama dua bulan, mulai 20 Januari hingga 20 Maret 2025, meliputi RSUD Bendan, RSUD Kraton, RS QIM Batang, RSUD dr. M. Ashari Pemalang, RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan, dan RSUD Adhyatma.

Tahap kedua dilanjutkan di 19 puskesmas di Kota dan Kabupaten Pekalongan selama satu bulan, mulai 14 April hingga 14 Mei 2025, di antaranya Puskesmas Wiradesa, Wonopringgo, Bojong, Kedungwuni, Sragi, Kramatsari, Dukuh, Tirto, Noyontaan, Pekalongan Selatan, Sokorejo, Jenggot, Medono, Tondano, Krapyak, Kusuma Bangsa, Klego, dan Buaran.

Selama pelaksanaan PKL, mahasiswa dibimbing langsung oleh Clinical Instructor (CI) dari masing-masing lahan praktik. CI berperan memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai standar pelayanan kefarmasian, mulai dari penyiapan, penyimpanan, hingga pemberian obat kepada pasien, sekaligus menanamkan etika profesi dan tanggung jawab sosial kepada mahasiswa.

Dekan Fakultas Farmasi Universitas Pekalongan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata penerapan kurikulum berbasis praktik yang menekankan keseimbangan antara teori dan kemampuan lapangan. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya mahir secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan nyata di dunia kerja. Melalui PKL ini, mereka belajar untuk berinteraksi dengan pasien, tenaga medis, dan memahami sistem pelayanan farmasi di berbagai fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Kegiatan PKL juga menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kedisiplinan, dan tanggung jawab profesional. Banyak di antara mereka yang mengaku memperoleh pengalaman berharga selama praktik, mulai dari menangani resep pasien, memahami sistem manajemen obat, hingga belajar bekerja sama dalam tim lintas profesi.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Farmasi Universitas Pekalongan berharap lulusan D3 Farmasi dapat menjadi tenaga teknis kefarmasian yang kompeten, berintegritas, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga memperkuat kemitraan antara universitas dan berbagai institusi pelayanan kesehatan, sebagai bentuk kontribusi nyata dunia akademik terhadap peningkatan mutu layanan kesehatan di masyarakat.