Magister Manajemen Unikal Hadirkan Dr. Sri Budi Santoso Bahas Kepemimpinan Transformasional dan Tantangan Indonesia Maju

Pekalongan, 27 September 2025 – Program Magister Manajemen Universitas Pekalongan (Unikal) kembali menggelar kegiatan kuliah praktisi inspiratif dengan menghadirkan Dr. Sri Budi Santoso, M.Si., pakar kepemimpinan dan kebijakan publik, yang membawakan materi bertajuk “Kepemimpinan Transformasional dan Tantangan Menuju Indonesia Maju” pada Sabtu, 27 September 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Unikal untuk memperkuat kualitas pembelajaran berbasis praktis di tingkat pascasarjana, khususnya dalam bidang manajemen kepemimpinan yang relevan dengan dinamika pembangunan nasional. Kuliah ini diikuti oleh mahasiswa Magister Manajemen serta dosen dan praktisi dari berbagai sektor.

Dalam paparannya, Dr. Sri Budi menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional merupakan kunci dalam membangun perubahan dan kemajuan bangsa. Ia memaparkan bahwa pemimpin sejati bukan sekadar pengendali organisasi, melainkan sosok visioner yang mampu menginspirasi, memberdayakan, dan mengubah potensi menjadi kenyataan.

“Pemimpin transformasional itu bukan hanya memerintah, tapi menggerakkan. Ia mampu mengubah visi menjadi realita, mimpi menjadi aksi, dan nilai menjadi budaya organisasi,” ujar Dr. Sri Budi dengan penuh semangat.

Materi kuliah ini mencakup delapan pokok pembahasan, mulai dari perkembangan peradaban manusia dan kebutuhan kepemimpinan, arti penting kepemimpinan dalam organisasi modern, hingga tantangan kepemimpinan Indonesia menuju negara maju. Ia menjelaskan bahwa sejak awal peradaban, kepemimpinan lahir sebagai kebutuhan untuk menciptakan “order” dalam kehidupan sosial dan menghindari kekacauan (chaos).

Menurutnya, dalam konteks modern, kepemimpinan transformasional harus mengedepankan visi, kolaborasi, empati, kecerdasan emosional, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan teknologi dan sosial. Pemimpin masa depan tidak hanya dituntut memiliki strategi, tetapi juga kepekaan dan keberanian mengambil risiko yang seimbang.

Selain membahas konsep kepemimpinan, Dr. Sri Budi mengaitkan materi dengan tantangan nyata Indonesia menuju negara maju, seperti ancaman middle income trap, ketimpangan sosial, dan belum meratanya kualitas pertumbuhan ekonomi. Ia menampilkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bappenas yang menunjukkan bahwa meski ekonomi Indonesia tumbuh di atas 5%, kualitas pertumbuhannya belum sepenuhnya berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan pengentasan kemiskinan.

“Indonesia butuh pemimpin yang mampu berpikir transformasional, yang tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga memastikan pemerataan, keberlanjutan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” papar Dr. Sri Budi.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi pentahelix – kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia bisnis, masyarakat sipil, dan media – sebagai pendekatan strategis dalam membangun kemajuan bangsa. Menurutnya, keberhasilan pembangunan hanya bisa dicapai jika semua sektor berkolaborasi secara harmonis dan saling memperkuat.

Kuliah ini juga membahas aspek kepemimpinan visual dan kebiasaan eksekutif efektif berdasarkan pemikiran Peter F. Drucker. Dr. Sri Budi menegaskan bahwa pemimpin transformasional modern harus mampu berkomunikasi secara visual, berpikir sistemik, dan

Dengan terselenggaranya kuliah praktisi ini, Program Magister Manajemen Unikal terus menegaskan perannya sebagai ruang pembelajaran yang adaptif terhadap perubahan zaman. Universitas Pekalongan berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang visioner, kreatif, dan berintegritas tinggi — selaras dengan visi Indonesia Emas 2045