Pekalongan – Semangat pengabdian kepada masyarakat kembali diwujudkan oleh sivitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pekalongan melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan pada Sabtu, 17 Mei 2025 di Balai Desa Kelurahan Desa Sumurjomblangbogo, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program hibah pengabdian masyarakat yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pekalongan tahun 2025. Uniknya, terdapat tiga tim PKM dari FEB yang secara bersamaan melakukan pendampingan dengan tema dan pendekatan yang berbeda-beda, namun saling mendukung dalam upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan dan potensi ekonomi desa melalui unit usaha kolam renang Tirta Arum.
Tim pertama dipimpin oleh Dewi Yuniar Magetana, M.Pd., yang mengusung tema “Penguatan Manajemen dan Strategi Pengelolaan Kolam Renang BUMDes Tirta Arum untuk Peningkatan Pendapatan Desa.” Dalam sesi ini, tim melakukan analisis kondisi eksisting manajemen, termasuk aspek perencanaan usaha, struktur organisasi, serta sistem pengelolaan keuangan dan administrasi. Melalui pendekatan partisipatif, tim memberikan rekomendasi strategi pengembangan jangka pendek dan jangka panjang yang relevan dengan potensi wisata air di kawasan tersebut. Materi yang disampaikan bertujuan untuk memperkuat tata kelola BUMDes, meningkatkan profesionalisme pengelola, serta mendorong terciptanya inovasi layanan yang berkelanjutan.
Sementara itu, tim kedua yang diketuai oleh Ari Muhardono, M.Kom., memberikan pendampingan bertema “Optimalisasi Website, E-Ticketing dan Video Marketing untuk Digitalisasi Pemasaran Kolam Renang Tirta Arum.” Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan promosi dan meningkatkan efisiensi layanan. Dalam pelaksanaannya, tim memberikan pelatihan langsung kepada pengelola tentang bagaimana mengelola website resmi BUMDes, menerapkan sistem e-ticketing untuk transaksi yang lebih praktis dan modern, serta membuat konten video promosi yang menarik dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas melalui media sosial dan platform digital. Inisiatif ini diharapkan mampu menjadikan BUMDes Tirta Arum lebih adaptif terhadap era digital dan mampu bersaing dalam industri pariwisata berbasis komunitas.
Adapun tim ketiga yang diketuai oleh Dr. Wenti, S.Kom., M.M. turut memperkaya kegiatan dengan tema “Peningkatan Keterampilan Kelompok Usaha Bersama melalui Pelatihan Pembuatan Kerajinan sebagai Souvenir dan Strategi Pemasaran Digital di Kolam Renang Tirta Arum.” Dalam kegiatan ini, tim fokus pada pengembangan usaha pendukung melalui pemberdayaan masyarakat lokal, khususnya kelompok ibu-ibu dan pemuda desa. Pelatihan difokuskan pada keterampilan membuat kerajinan tangan yang dapat dijadikan cinderamata bagi pengunjung kolam renang, serta cara memasarkan produk secara digital melalui marketplace dan media sosial. Program ini menjadi langkah nyata dalam diversifikasi sumber pendapatan BUMDes dan membuka ruang wirausaha baru berbasis potensi lokal.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang terdiri dari pengelola BUMDes, perangkat desa, hingga masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi bukti sinergi yang kuat antara dunia akademik dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang mandiri secara ekonomi melalui penguatan kelembagaan dan pemanfaatan teknologi. Harapannya, kolaborasi ini tidak berhenti di sini, melainkan terus berlanjut dengan pendampingan berkelanjutan dan lahirnya inovasi-inovasi baru yang mampu mendorong kemajuan ekonomi desa secara menyeluruh.
