Grand Final Duta Perpustakaan Unikal 2025: Literasi Aktif, Unikal Progresif

Pekalongan, 20 Agustus 2025 — Universitas Pekalongan (Unikal) sukses menggelar Grand Final Pemilihan Duta Perpustakaan Unikal 2025 yang berlangsung meriah pada Rabu, 20 Agustus 2025. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wujud nyata komitmen universitas dalam mengembangkan budaya literasi yang aktif, progresif, dan relevan dengan tantangan zaman.

Kepala Perpustakaan Unikal, Niken Maharani Ayuningtyas, dalam sambutannya menegaskan bahwa literasi bukanlah sekadar kegiatan membaca, melainkan juga kemampuan untuk aktif berpartisipasi, mengelola informasi, dan mengaplikasikan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. “Literasi aktif adalah gaya hidup, bukan sekadar kebutuhan. Duta perpustakaan adalah wajah literasi kampus. Saya percaya semangat Unikal Progresif akan melahirkan agen perubahan,” ujarnya.

Niken juga mengingatkan bahwa Kota Pekalongan saat ini masuk 4 besar Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Jawa Tengah, dan Unikal turut menjadi kontributor pencapaian tersebut. Ia pun bangga atas prestasi Nuroh mahasiswa Unikal yang juga duta perpustakaan meraih juara 3 Duta Baca Provinsi Jawa Tengah, dan berharap suatu saat dapat meraih prestasi hingga tingkat nasional maupun internasional.

 

Rektor Universitas Pekalongan, Dr. Andi Kushermanto, S.E., M.M., dalam sambutannya mengaitkan literasi dengan dinamika media sosial, khususnya platform seperti TikTok yang sangat mempengaruhi pola konsumsi informasi generasi muda. Ia menekankan bahwa video berdurasi tidak lebih dari 30 detik dapat meningkatkan algoritma apabila penonton bertahan pada 5 detik pertama, namun fenomena ini juga membawa tantangan seperti kecenderungan tidak fokus (cognitive overload), tindakan impulsif, respon emosional yang berlebihan, berkurangnya kemampuan deep learning, hingga risiko brain rot atau penurunan kualitas berpikir. “Unikal berkomitmen menghasilkan generasi mandiri, terutama dalam mengelola informasi dengan bijak,” tegasnya.

Setelah melalui proses seleksi yang ketat, terpilih empat finalis sebagai Duta Perpustakaan Unikal 2025, yaitu Salma Shafira, Aisya Nurul Falla, Mulyanyi Shofaro, dan Aisha Wafa Hanadiyan. Para duta perpustakaan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi sekaligus motor penggerak literasi aktif di lingkungan kampus dan masyarakat luas.

Acara Grand Final ini menjadi bukti bahwa Unikal tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga membentuk generasi yang literat, adaptif, dan progresif dalam menghadapi tantangan global.