FEBIC 2025: Kolaborasi Ilmiah Internasional Bahas Ekonomi, Digitalisasi, dan Keadilan Global

Pekalongan, 12 Juli 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pekalongan (FEB UNIKAL) kembali menggelar agenda tahunan bertaraf internasional, FEBIC (Faculty of Economics and Business International Conference), yang menghadirkan para akademisi dari berbagai negara. Konferensi ini menjadi forum ilmiah yang membahas berbagai isu strategis dalam ekonomi, manajemen, dan akuntansi di tengah era digital dan tantangan global.

Dengan mengangkat tema besar “Navigating Business and Financial Transformation in the Digital and Sustainable Era”, FEBIC 2025 menghadirkan lima narasumber utama dari institusi ternama, yaitu Dr. Andi Kushermanto,S.E., M.M., Prof. Dr. Mahirun, S.E., M.Si. (Indonesia), Dr. Teresa Freitas Belo (Dili Institute of Technology, Timor Leste), Dr. Norraidah Abu Hassan (Universiti Malaysia Sabah, Malaysia), dan Dr. Vu Hung Dang (An Giang University, Vietnam

Konferensi dibuka oleh Dr. Andi Kushermanto,S.E., M.M. sebagai keynote speaker, yang kemudian dilanjutkan oleh pemaparan dari Prof. Dr. Mahirun, S.E., M.Si. sebagai pembicara sesi pertama. Selanjutnya Dr. Teresa Freitas Belo – Dili Institute of Technology, Timor Leste
Dr. Teresa mengisi  paparan berjudul “Risk Management in Volatile Markets in Timor-Leste”. Dalam presentasinya, ia mengungkap kondisi ekonomi Timor-Leste yang sangat rentan terhadap gejolak global karena ketergantungan terhadap impor dan pendapatan dari sektor minyak dan gas. Ia menjelaskan pentingnya pengelolaan risiko publik (Public Sector Risk Management/PSRM) dan perlunya diversifikasi ekonomi melalui pertanian, pariwisata, dan manufaktur. Ia juga menekankan pendekatan ISO 31000 dalam manajemen risiko secara sistemik.

Dari Malaysia secara online bergabung Dr. Norraidah Abu Hassan – Universiti Malaysia Sabah (UMS) dengan topik yang disampaikan oleh Dr. Norraidah dengan materi bertajuk “Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) in Global HR Strategies”. Beliau memaparkan bahwa strategi SDM global harus mengakomodasi keberagaman dan keadilan. Pendekatan DEI bertujuan menciptakan lingkungan kerja inklusif, mengurangi bias, memperkuat kesetaraan gender, serta membentuk budaya organisasi yang kompetitif secara global. Studi kasus menunjukkan perusahaan yang menerapkan DEI mengalami peningkatan produktivitas dan menurunnya turnover karyawan.

Terakhir pemaparan online oleh Dr. Vu Hung Dang – An Giang University, Vietnam
Dr. Vu Hung Dang menyajikan hasil penelitian berjudul “Consumer Animosity in the Marketing Context”. Penelitian ini mengeksplorasi perasaan ketidaksukaan (animosity) konsumen Vietnam terhadap negara-negara tertentu dan dampaknya terhadap keputusan pembelian. Ia menyoroti pentingnya strategi pemasaran yang sensitif terhadap konteks sosial dan budaya demi menciptakan hubungan bisnis yang berkelanjutan.

Selain sesi konferensi dan pemaparan ilmiah, rangkaian acara FEBIC 2025 juga dilanjutkan dengan kegiatan Community Service pada 13 Juli 2025, yang melibatkan peserta dari berbagai institusi. Acara ini memperkuat komitmen FEB UNIKAL untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat melalui kolaborasi internasional.

FEBIC 2025 tidak hanya menjadi ruang ilmiah, tetapi juga simbol komitmen Universitas Pekalongan dalam mendorong inovasi, keberlanjutan, dan inklusivitas di tengah transformasi global.