FEB UNIKAL Gelar International Collaboration Community Service Bersama DIT Timor Leste, ITSNU, ITB ADIAS, dan UNISS

feb unikal

Pekalongan, 13 Juli 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pekalongan (FEB UNIKAL) sukses menggelar kegiatan International Collaboration Community Service Program yang menggandeng sejumlah mitra nasional dan internasional, yaitu Dili Institute of Technology (Timor Leste), ITSNU, ITB ADIAS, dan Universitas Slamet Sri (UNISS). Kegiatan ini dilaksanakan di Perkumpulan Kampoeng Batik Kauman (PKBK), sebuah pusat pemberdayaan batik lokal yang menjadi kebanggaan Kota Pekalongan.

Acara dibuka dengan sambutan dari Prof. Dr. Mahirun, M.Si., selaku Dekan FEB UNIKAL, yang sekaligus menyampaikan materi pengantar tentang peran perguruan tinggi dalam penguatan UMKM berbasis budaya lokal. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kolaborasi lintas institusi dan negara untuk memperkuat ketahanan ekonomi lokal, terutama melalui digitalisasi dan inovasi di sektor UMKM. “Kampus tidak hanya menjadi pusat ilmu, tetapi juga penggerak perubahan nyata di masyarakat, termasuk di sentra batik seperti Kampoeng Kauman,” ujarnya.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Meliza, M.Com., DBA, yang memandu jalannya seluruh sesi dengan penuh antusias dan interaktif, menghadirkan suasana diskusi yang aktif dan inspiratif.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada para pembicara, yang secara simbolis diserahkan oleh Dekan FEB UNIKAL kepada perwakilan dari Dili Institute of Technology (DIT) Timor Leste. Selanjutnya dilakukan penyerahan plakat penghargaan dari FEB UNIKAL kepada PKBK sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama dalam mendukung kegiatan pengabdian masyarakat ini.

Setelah sesi foto bersama, sambutan diberikan oleh Ketua Panitia International Conference and Community Service, Dina Amalia Mahmudah, S.Ak., M.Acc., dan Koordinator International Collaboration Community Service, Dr. Wenti Ayu Sunarjo, S.Kom., M.M.. Sambutan dari pihak lokal disampaikan oleh Bapak Arief Wicaksono, perwakilan pengurus PKBK, yang menyambut baik kolaborasi ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.

Acara dilanjutkan dengan sharing session oleh Dr. Teresa dari DIT Timor Leste yang memaparkan kondisi digitalisasi di negaranya yang masih dalam tahap awal, sekaligus menyatakan kekagumannya atas kemajuan pelaku UMKM di Pekalongan.

Sesi materi kemudian dilanjutkan oleh perwakilan dari berbagai institusi mitra. Tim dari UNIS menyampaikan materi mengenai pengelolaan keuangan dan pemberdayaan masyarakat. ITB ADIAS mempresentasikan strategi digital marketing untuk UMKM tradisional, khususnya usaha jamu rumahan, yang mencakup branding, pengemasan, dan peningkatan kehadiran digital melalui berbagai platform. Sementara itu, ITSNU menyampaikan materi tentang inovasi branding dan penguatan manajemen keuangan UMKM, dengan fokus pada UMKM batik yang ada di Kota Pekalongan.

Setelah rangkaian kegiatan utama di PKBK selesai, para peserta melanjutkan program dengan kunjungan ke Museum Batik Pekalongan, untuk melihat lebih dekat sejarah dan kekayaan budaya batik Indonesia. Acara kemudian ditutup dengan kunjungan ke Pabrik Limun Oriental, salah satu ikon minuman tradisional legendaris yang masih eksis dan menjadi bagian dari identitas kuliner Kota Pekalongan. Sebagai penutup kegiatan, para peserta menikmati makan bersama di Rumah Makan Masduki, menikmati sajian khas Pekalongan dalam suasana keakraban dan silaturahmi antar institusi. Suasana hangat dan penuh kebersamaan ini menandai akhir dari rangkaian kegiatan yang inspiratif dan berkesan.

Kegiatan International Collaboration Community Service Program ini menegaskan komitmen FEB UNIKAL dalam memperkuat jejaring global melalui kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui kerja sama lintas negara dan institusi, kegiatan ini membuktikan bahwa transformasi sosial dapat dilakukan secara inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan, terutama dalam mendukung UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.