Fakultas Perikanan UNIKAL dan Mahasiswa Filipina Bersatu Tanam Mangrove di Pesisir Pekalongan

Pekalongan, 3 Mei 2025 — Suasana kawasan pesisir Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, pagi itu terasa berbeda. Deretan mahasiswa berseragam lapangan tampak sibuk menanam bibit mangrove di area berlumpur yang selama ini menjadi garda depan dalam menghadapi ancaman abrasi. Di antara mereka, tampak empat mahasiswa asal University of San Jose Recoletos, Filipina, yang turut ambil bagian dalam aksi pelestarian lingkungan ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari program short course internasional yang digelar oleh Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan, bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Perikanan, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus kontribusi nyata terhadap konservasi pesisir.

Dibuka dengan sambutan hangat dan pengarahan dari dosen pendamping, Bapak Heri Ariadi, para peserta tidak hanya diajak menanam, tetapi juga mendapatkan edukasi singkat mengenai pentingnya ekosistem mangrove. Dijelaskan bahwa mangrove bukan sekadar tanaman pantai, melainkan benteng alami yang mampu menahan gelombang laut, mencegah abrasi, menjadi rumah bagi berbagai jenis biota laut, serta berperan sebagai penyerap karbon yang sangat efektif dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Lokasi penanaman dipilih secara strategis di area yang selama ini terdampak konversi lahan dan tekanan lingkungan, menjadikan kegiatan ini semakin bermakna bagi kelestarian pesisir Pekalongan.

Kehadiran mahasiswa Filipina memberi warna tersendiri dalam kegiatan ini. Selain berbagi semangat konservasi, mereka juga terlibat dalam pertukaran budaya dan pengalaman dengan mahasiswa Fakultas Perikanan UNIKAL serta warga lokal. Kekaguman mereka terhadap alam Indonesia dan semangat gotong royong masyarakat pesisir menjadi kesan mendalam yang mereka bawa pulang. Interaksi yang terbangun selama kegiatan pun menjadi cermin dari kolaborasi lintas budaya yang produktif, hangat, dan berkelanjutan.

Lebih dari sekadar kegiatan tanam-menanam, program ini menjadi simbol kolaborasi internasional dalam menjaga lingkungan, serta bentuk nyata peran perguruan tinggi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan poin 14 tentang Ekosistem Laut. Fakultas Perikanan UNIKAL berharap, aksi ini bisa menjadi contoh bagi generasi muda bahwa menjaga bumi bukan hanya tugas lokal, melainkan tanggung jawab global yang bisa dimulai dari langkah kecil dan sederhana.