Pekalongan, 10 Mei 2025 – Fakultas Hukum Universitas Pekalongan (UNIKAL) kembali menegaskan eksistensinya di kancah global dengan menyelenggarakan International Symposium bertajuk “Delivering Appropriate FIDIC Particular Conditions of Contract to Avoid Disputes and Increase Construction Project’s Efficiency”. Acara bergengsi ini digelar di Auditorium Lantai 3 Gedung C UNIKAL dan diikuti oleh para akademisi, praktisi hukum, mahasiswa, serta mitra internasional dari berbagai negara.

Simposium internasional ini menjadi magnet akademisi dan praktisi hukum dari berbagai negara, menghadirkan 12 pembicara dari benua Asia, Eropa, hingga Australia. Di antaranya adalah nama-nama besar seperti Dr. Donald Charrett (Australia), Zhang Shuibo (China), Nguyen Thi Hoa (Vietnam), Giovanni Di Folco dan Giorgiana Tecu (Romania), Jeremy Glover, Murray Armes, dan Prof. Nicholas Gould (UK), Pablo Laorden Mengual (Spanyol), serta ahli lainnya dari Jerman dan Thailand.
Dekan Fakultas Hukum UNIKAL, Dr. Taufiq, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan bahwa simposium ini merupakan langkah nyata UNIKAL dalam memperkuat jejaring internasional serta memperkaya wawasan mahasiswa dan dosen terhadap praktik penyelesaian sengketa dalam proyek konstruksi global.
“Kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses internasionalisasi Fakultas Hukum UNIKAL. Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori hukum, tapi juga mampu membaca dinamika global dan siap bersaing secara profesional,” tegas Dr. Taufiq.
Rektor UNIKAL, Dr. Andi Kushermanto, S.E., M.M., turut memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas negara ini dan berharap agenda serupa terus dikembangkan untuk memperluas pengaruh akademik UNIKAL secara internasional.
Dipandu oleh moderator berpengalaman seperti Ir. Enni Moeliati Soetanto dan Dr.A.H.As’ari TR, S.H,M.H, acara berlangsung interaktif dengan diskusi mendalam.
Dengan terselenggaranya simposium ini, Universitas Pekalongan tidak hanya meneguhkan komitmennya sebagai pusat pendidikan hukum unggulan di Jawa Tengah, tetapi juga menjelma sebagai jembatan pengetahuan global dalam bidang hukum konstruksi internasional.
