Sosialisasi Beasiswa Bank Indonesia Tahun 2025 berlangsung pada Rabu (24/01) di Auditorium Gedung C Lantai 3 Universitas Pekalongan. Acara ini dihadiri oleh jajaran penting, termasuk Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Ibu Bimala, yang memberikan sentuhan inspiratif dalam sambutannya. Turut hadir pula Bapak Masagung Suksmonohadi, Manajer Unit Data Statistik dan Kehumasan sekaligus Pembina Generasi Baru Indonesia (GenBI) Tegal, serta Ibu Liana Ciptowati, Manajer Unit Pelaksanaan Pengembangan UMKM Keuangan Inklusi dan Syariah, yang memberikan wawasan berharga kepada para peserta sosialisasi.
Dari pihak Universitas Pekalongan, acara ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Pekalongan beserta jajarannya, Wakil Dekan 3 di lingkungan Universitas, serta Pembina GenBI Tegal Komisariat Universitas Pekalongan. Selain itu, mahasiswa semester 3 dan 5 juga antusias menghadiri kegiatan ini untuk mendapatkan informasi mendalam terkait program beasiswa unggulan dari Bank Indonesia.
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Rektor Universitas Pekalongan yang menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Bank Indonesia dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program beasiswa, dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Bimala selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal yang menjelaskan pentingnya peran beasiswa dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing di tingkat global.
Pada kesempatan tersebut, acara diisi dengan berbagai sosialisasi yang bermanfaat, mulai dari pengenalan tentang Komunitas GenBI Tegal yang berperan dalam memperluas jejaring dan kesempatan bagi mahasiswa, hingga pemaparan mengenai persyaratan beasiswa tingkat universitas yang ditujukan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada mahasiswa yang berprestasi. Tak ketinggalan, acara juga mencakup penyerahan piagam penghargaan dari Unikal Library kepada Bank Indonesia Tegal sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mendukung dunia pendidikan, serta sosialisasi mengenai program Beasiswa Bank Indonesia, yang akan memberi akses pendidikan yang lebih baik bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.
Selain itu, hadir pula sesi penting yang membahas topik kebanksentralan dan penerapan QRIS yang semakin mempermudah transaksi keuangan masyarakat. Melalui sosialisasi ini, Bank Indonesia berharap dapat mendorong penerapan sistem pembayaran yang lebih inklusif dan efisien di kalangan mahasiswa, serta memperkenalkan mereka pada pentingnya literasi keuangan yang berbasis digital.
Dengan acara ini, diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk mengakses pendidikan yang lebih baik, serta memperluas pemahaman mereka mengenai dunia perbankan dan sistem keuangan yang mendukung ekonomi digital yang semakin berkembang.
